Penjelasan Singkat Tentang Pengorbanan Binatang Dalam Islam

Seluruh puji bagi Allah, Kuasa semesta alam. Aku bersaksi bahwa tidak ada yang wajib disembah kecuali Allah dan bahwa Muhammad Sallallahu \’alaihi wa Sallam ialah hamba dan utusan-Nya. Mengorbankan seekor binatang (denga penyembelihan ritual) merupakan salah satu tindakan penyembahan terbesar, dan berdasarkan beberapa cendekiawan, ini adalah tindakan penyembahan finansial terbesar dalam rangka beribadah terhadap Allah subhanahu wa ta\’ala. Karena itu, mungkin anda juga perlu mengetahui lebih banyak seputar bermacam penyembelihan binatang dalam islam, dan juga mengetauhui perihal jasa Aqiqah di Purwakarta yang terbaik.

Dalam banyak ayat dalam Quran, Allah memasangkan proses menyembelih bersama dengan doa, seperti dalam firman Allah berikut (yang berarti):

• Jadi berdoalah terhadap Tuhanmu dan korbankan [hanya terhadap-Nya] .. [Quran 108: 2].

• Katakan, \”Sungguh, doa saya, upacara pengorbanan saya, hidup aku, dan kematian aku yaitu untuk Allah, Maha semesta alam. [Quran 6: 162]

Doa dan pengorbanan binatang ialah bukti bahwa seseorang memerlukan Allah dan berpikir baik seputar-Nya. Mereka yakni bukti dari energi kepastian dalam Janji dan Sedap Allah. Berlawanan dengan orang-orang tinggi hati yang mengklaim bahwa mereka tak membutuhkan Allah; jadi mereka tak berdoa dan mereka tidak menyembelih hewan sebab mereka takut akan kemiskinan; karenanya, mereka tidak menolong orang miskin dan mereka berdaya upaya buruk perihal Kuasa mereka.

Penyembelihan juga berasal dari agama Nabi Ibrahim \’alaihi salam. Hal ini mengingatkan kita pada kisah ketika Allah memerintahkannya untuk mengorbankan putranya Ismail \’alaihi salam dan pembelajaran lain dalam kisah itu. Allah memberitahu kita bahwa Ia memberikan ternak untuk orang-orang sehingga mereka akan menyebut nama-Nya (ketika mereka menyembelih hewan itu); Allah berfirman (yang artinya):

• Dan unta dan ternak yang sudah Kami tetapkan untuk mu sebagai di antara pedoman dari Allah; untukmu itu baik. Jadi sebutkan nama Allah dikala mereka berbaris [untuk pengorbanan]; dan dikala mereka [mati] di pihak mereka, kemudian makan dari mereka dan memberi makan orang yang memerlukan [yang tak mencari bantuan] dan pengemis. Demikianlah Kami tundukkan mereka kepadamu agar kamu bersyukur. [Quran 22:36].

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *